Wed. Feb 4th, 2026
Jadwal tidur anak ideal
Jadwal tidur anak ideal

Matochrecept.com – Ada satu momen sunyi di rumah, lampu mulai redup, suara mainan berhenti berdentang, dan napas kecil terdengar teratur. Di titik itulah banyak orang tua baru sadar, tidur bukan sekadar rutinitas, tapi fondasi hidup anak. Jadwal tidur anak ideal sering kali dianggap remeh, padahal di balik jam-jam malam yang tampak sederhana itu, otak anak sedang menyusun masa depannya.

Read More : Apa itu Gentle Parenting? Strategi Mendidik Anak dengan Lembut Tapi Efektif

Kalau kamu penasaran kenapa anak gampang tantrum, susah fokus, atau bangun pagi seperti habis perang, bisa jadi jawabannya tersembunyi di jam tidurnya. Nah, sebelum semuanya makin berantakan, yuk lanjut baca sampai habis karena di sinilah kamu bakal nemuin pola yang tepat untuk jadwal Tidur yang Ideal sesuai usia mereka.

1. Jadwal Tidur Anak Ideal Usia 0–6 Bulan

Di usia ini, dunia anak masih kabur antara siang dan malam. Bayi biasanya tidur total 14 sampai 17 jam sehari, terbagi dalam beberapa sesi. Jangan harap tidur panjang semalaman. Jadwal tidur anak untuk usia ini lebih fokus pada kebutuhan, bukan jam mutlak. Biasanya bayi tidur 2–4 jam, bangun untuk menyusu, lalu tidur lagi. Tugas kamu bukan memaksa jam tertentu, tapi mulai mengenalkan perbedaan siang dan malam dengan cahaya dan aktivitas.

2. Jadwal Tidur Anak Ideal Usia 6–12 Bulan

Memasuki fase ini, ritme mulai terbentuk. Anak butuh sekitar 12–15 jam tidur per hari, termasuk tidur siang. Jadwal tidur yang ideal biasanya mulai stabil di malam hari sekitar pukul 18.30 sampai 20.00. Tidur siang umumnya 2 kali. Konsistensi mulai penting di sini. Kalau hari ini tidur jam 7, besok jam 10, tubuh anak bakal bingung, dan kebingungan itu sering keluar dalam bentuk rewel tanpa sebab.

3. Jadwal Tidur Anak Ideal Usia 1–3 Tahun

Usia balita adalah masa penuh energi sekaligus drama. Anak butuh sekitar 11–14 jam tidur per hari. Jadwal tidur anak biasanya mencakup satu tidur siang dan tidur malam yang lebih panjang. Jam tidur malam yang disarankan berkisar antara pukul 19.00 sampai 20.00. Kalau lewat dari itu, jangan kaget kalau anak malah makin aktif. Ironis memang, tapi kelelahan justru bikin anak susah tidur.

4. Jadwal Tidur Anak Ideal Usia 3–6 Tahun

Di fase ini, anak mulai banyak aktivitas, sekolah, bermain, bertanya tanpa henti. Kebutuhan tidur sekitar 10–13 jam per hari. Tidur siang mungkin mulai berkurang, tapi tidur malam harus dijaga. Jadwal tidur yang ideal biasanya menetapkan jam tidur malam yang konsisten, maksimal pukul 20.30. Kalau anak tidur terlalu malam, efeknya bisa muncul besok pagi dalam bentuk susah bangun dan emosi yang naik turun.

Baca juga: Ditch The Struggle: Why Letting Your Baby Fidget Briefly Before Sleep Is Essential!

5. Jadwal Tidur Anak Ideal Usia 6–12 Tahun

Anak usia sekolah butuh sekitar 9–12 jam tidur per malam. Jadwal tidur anak ideal harus menyesuaikan jam sekolah, tapi tetap tidak mengorbankan durasi tidur. Idealnya, anak sudah tidur antara pukul 20.00 sampai 21.00. Kebiasaan begadang, meski alasannya belajar atau main gadget, pelan-pelan menggerus konsentrasi dan daya tahan tubuh.

Kenapa Jadwal Tidur Anak Ideal Itu Penting?

Tidur adalah bengkel rahasia tubuh. Saat anak tidur, hormon pertumbuhan bekerja maksimal, memori diperkuat, emosi dirapikan. Jadwal tidur anak membantu anak bangun dengan perasaan segar, bukan seperti dipaksa bangkit dari mimpi yang belum selesai. Anak yang cukup tidur cenderung lebih fokus, lebih ceria, dan jarang sakit.

Kesalahan Umum dalam Mengatur Jadwal Tidur Anak

Banyak orang tua tergoda memperpanjang waktu bermain malam hari. Ada juga yang berpikir anak akan tidur sendiri saat capek. Sayangnya, tubuh anak tidak selalu berpikir logis. Tanpa jadwal tidur, anak bisa masuk fase overtired, di mana rasa lelah berubah jadi energi palsu. Akibatnya, anak makin susah tidur meski mata sudah merah.

Cara Membantu Anak Mengikuti Jadwal Tidur Anak Ideal

Kuncinya ada di rutinitas. Pola yang berulang seperti mandi air hangat, membaca buku, meredupkan lampu, memberi sinyal pada otak bahwa hari akan berakhir. Jauhkan layar sebelum tidur karena cahaya biru seperti matahari kecil yang menipu otak. Jadwal tidur anak akan lebih mudah tercapai kalau lingkungan mendukung.

Konsistensi Lebih Penting dari Kesempurnaan

Tidak apa-apa kalau sesekali jadwal bergeser karena acara keluarga atau perjalanan. Tapi jangan jadikan itu kebiasaan. Jadwal tidur anak bukan soal kaku, tapi soal arah. Selama mayoritas hari mengikuti pola yang sama, tubuh anak akan belajar dengan sendirinya. Di ujung hari, saat rumah kembali hening dan anak terlelap, kamu mungkin baru sadar betapa berharganya jam-jam tidur itu.

Jadwal tidur anak ideal bukan cuma tentang malam ini, tapi tentang masa depan yang sedang dibangun diam-diam. Dengan jadwal tidur anak yang konsisten, kamu bukan hanya membantu anak tidur lebih nyenyak, tapi juga menyiapkan versi terbaik dari dirinya di hari-hari mendatang.